Pikap Impor Agrinas Disebut Tangguh Konsumsi Bio Solar Kualitas Rendah
Mega Otomotif – PT Agrinas Pangan Nusantara memastikan pikap impor asal India yang akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih dirancang sesuai dengan kondisi lapangan di Indonesia. Salah satu sorotan utamanya adalah kemampuan kendaraan tersebut menggunakan Bio Solar, termasuk bahan bakar dengan kualitas yang kurang ideal.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa spesifikasi mesin menjadi pertimbangan utama dalam proses pengadaan. Menurutnya, kendaraan tersebut telah disiapkan untuk menghadapi variasi kualitas bahan bakar di berbagai daerah.
“Speknya diesel, Euro 4. Dia kasih double filter, solar busuk pun bisa diminum,” ujar Joao di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Mahindra Scorpio Pikup Jadi Andalan Operasional
Pikap yang dimaksud merupakan Mahindra Scorpio Pikup, kendaraan 4×4 yang diimpor dari India. Model ini dibekali mesin diesel 2.2 liter mHawk yang mampu menghasilkan tenaga hingga 140 tenaga kuda dan torsi maksimum 320 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan.
Selain itu, Scorpio Pikup menawarkan sistem penggerak 2WD dan 4WD. Fitur 4Low juga disematkan untuk membantu kendaraan melintasi medan berat, termasuk jalan berbatu atau tanjakan curam. Dengan mode tersebut, kendaraan dapat melaju perlahan secara stabil tanpa banyak intervensi pengemudi.
Dirancang untuk Medan Berat dan Beban Besar
Dari sisi daya angkut, pikap ini mampu membawa muatan hingga 1,2 ton. Sementara itu, kapasitas tarik maksimalnya mencapai 2,5 ton. Ban tipe Mud Terrain (MT) sudah menjadi standar, sehingga mendukung operasional di wilayah pedesaan atau area dengan kontur jalan menantang.
Meski berorientasi sebagai kendaraan kerja, aspek kenyamanan tetap diperhatikan. Scorpio Pikup dilengkapi layar sentuh infotainment serta kamera belakang. Desain eksteriornya juga dibuat lebih gagah dengan tambahan lubang udara di atas kap mesin.
Baca Juga : Rendering Wajah dan Desain Toyota Fortuner 2026: Tampil Lebih Gagah dan Modern
Sistem Double Filter Jadi Nilai Strategis
Kemampuan menggunakan Bio Solar kualitas rendah didukung sistem filtrasi ganda atau double filter. Sistem ini dirancang untuk menyaring kotoran atau kontaminan yang kerap ditemukan pada bahan bakar di wilayah terpencil.
Dengan demikian, risiko gangguan mesin akibat bahan bakar dapat diminimalkan. Terlebih lagi, di banyak daerah pelosok, distribusi solar dengan kualitas stabil belum sepenuhnya merata. Oleh karena itu, fitur ini dinilai penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal meski menggunakan Bio Solar CN 48.
Rencana Investasi dan Pembangunan Pabrik di Indonesia
Tidak hanya berhenti pada pengadaan unit, Agrinas juga menegaskan adanya komitmen investasi jangka panjang dari mitra India. Dalam kontrak kerja sama dengan Mahindra, disebutkan adanya rencana pembangunan pabrik di Indonesia paling lambat pada 2027 atau 2028.
Selain Mahindra, Tata Motors juga dikabarkan akan membangun fasilitas produksi di Indonesia pada 2029. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat industri otomotif nasional sekaligus mendukung kebutuhan kendaraan operasional berbasis diesel yang tangguh di berbagai wilayah.
Dengan kombinasi spesifikasi mesin Euro 4, sistem double filter, serta dukungan investasi industri, pikap impor Agrinas diklaim siap menjawab tantangan distribusi dan operasional di lapangan.