Setahun Menggunakan Home Charging di Jakarta: Kisah Konsumen MG4 EV
Mega Otomotif – Diva, pengguna MG4 EV sejak Mei 2024, berbagi pengalamannya menggunakan home charging lebih dari setahun. Sejak itu, ia rutin mengisi daya di rumah. Ia jalan setiap hari dari Cibubur ke Permata Hijau—dan biasanya cukup mengisi daya dua hari sekali saat malam hari.
Ia mengatakan, “Biasanya saya charge malam karena tarif listrik PLN diskon 30% antara pukul 22.00–05.00 WIB. Paginya baterai mobil sudah penuh. Jadi tidak ada masalah untuk digunakan sehari-hari.” Cara ini sangat menguntungkan karena praktis dan simpel.
Biaya Bulanan yang Terkontrol
Setiap bulan, Diva mengonsumsi listrik khusus pengisian sebesar Rp 500.000. Ia menambahkan bahwa token charger ini terpisah dari listrik rumah, jadi mudah dipantau.
Baca Juga : Mengapa Gen Z Kini Lebih Memilih Paylater daripada Kartu Kredit?
Menurut data dari Wuling.id, tarif listrik rumah di DKI Jakarta berkisar antara Rp 1.444 hingga Rp 2.466 per kWh. Jika pemakaian listrik rumah rata-rata konsisten, biaya ini termasuk ramah di kantong, terutama bila dibandingkan dengan biaya bahan bakar bensin dari sebelumnya.
Biaya Awal Pemasangan yang Adil
Pada awalnya, Diva mengeluarkan biaya pemasangan home charging sebesar Rp 3–4 juta. Investasi ini ia nilai sepadan karena memberi kemudahan dan kendali penuh atas proses pengisian daya di rumah.
Menurut AstraOtoshop.com, rata-rata biaya pemasangan home charger berada di kisaran jutaan rupiah. Selain itu, pemasangan pun sudah termasuk dalam paket unit dasar dari MG. Namun bila ada penambahan daya, grounding, atau meteran baru, itu diganti konsumen.
Prosedur Pemasangan oleh PLN dan Dealer
Proses pemasangan home charging berjalan dengan beberapa tahapan. Dealer mengajukan permohonan resmi ke MG, lalu pihak MG melanjutkannya ke PLN. Setelah itu, PLN memasang meteran listrik dan teknisi resmi melakukan instalasi charger.
Menurut informasi, estimasi pengerjaan tersebut biasanya membutuhkan sekitar 13–18 hari kerja.
Tidak Ada Hambatan Teknis dalam Penggunaan
Diva mengaku belum mengalami kendala teknis seperti gangguan perangkat atau pemadaman listrik selama penggunaan satu tahun. Hal ini membuatnya makin puas karena mobilitas harian sudah terpenuhi dengan baik.
Poin Penting bagi Calon Pengguna Home Charging
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan home charging:
- Pastikan kapasitas daya listrik rumah mencukupi (misalnya 7.700 VA ke atas jika memakai wall charger tipe 2/7 kW)
- Ajukan permohonan ke PLN melalui dealer atau aplikasi resmi dan pastikan semua dokumen lengkap.
- Gatiskan dana sekitar Rp 500.000 per bulan untuk listrik charger dan Rp 3–4 juta untuk biaya awal instalasi.
- Manfaatkan tarif diskon listrik malam (sekitar 30%) untuk efisiensi biaya.