Ekspor Perdana Mobil Listrik e Vitara
Mega Otomotif – Suzuki Motor Corporation memulai babak baru dengan mengekspor mobil listrik pertamanya, e Vitara, dari India. Ekspor perdana ini dilakukan dari Pabrik Gujarat, pusat produksi utama Suzuki di India. Seremonial peluncuran ekspor dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah India dan jajaran eksekutif Suzuki.
Kehadiran Perdana Menteri India dalam Peresmian
Dalam kesempatan tersebut, Presiden dan Direktur Perwakilan Suzuki, Toshihiro Suzuki, menyampaikan rasa bangga karena Perdana Menteri India turut hadir dalam momen bersejarah ini. Kehadiran tersebut dianggap sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap transisi menuju mobilitas hijau dan pengembangan industri otomotif ramah lingkungan di India.
Baca Juga : Keith Thurman vs Sebastian Fundora: Duel David vs Goliath di MGM Grand
Negara-Negara Tujuan Ekspor Pertama
Ekspor perdana ini mencakup lebih dari 2.900 unit e Vitara yang dikirim ke 12 negara Eropa. Negara-negara tersebut antara lain Inggris, Jerman, Prancis, Norwegia, Denmark, Swiss, Belanda, Swedia, Hungaria, Islandia, Austria, dan Belgia. Semua unit dikirim melalui Pelabuhan Pipavav di Gujarat sebagai jalur logistik utama.
Ekspansi Pasar Hingga 100 Negara
Suzuki tidak berhenti pada 12 negara saja. Perusahaan berencana memperluas ekspor e Vitara hingga ke 100 negara di dunia, termasuk Eropa dan Jepang. Toshihiro Suzuki menyebut langkah ini sebagai tonggak sejarah baru yang menandai keseriusan perusahaan dalam memperluas pasar mobil listrik secara global.
Dukungan dari Produksi Baterai Lokal
Mobil listrik e Vitara menggunakan baterai lithium-ion yang diproduksi di fasilitas TDSG di India. Kehadiran produksi baterai lokal ini sekaligus mendukung inisiatif “Make in India”, sebuah program pemerintah India untuk mendorong produksi dalam negeri di berbagai sektor, termasuk otomotif.
Komitmen Suzuki pada Mobilitas Hijau
Toshihiro menegaskan bahwa Suzuki berkomitmen untuk terus mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Ia menekankan bahwa mobil listrik e Vitara hanyalah langkah awal menuju visi mobilitas hijau berkelanjutan yang sejalan dengan kebutuhan global dalam menghadapi perubahan iklim.
India Jadi Pusat Produksi Global
India kini diposisikan sebagai pusat manufaktur global untuk mobil listrik Suzuki. Produksi perdana e Vitara dilakukan pada bulan sebelumnya, menandai era baru industri otomotif India sebagai pemain penting dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia.
Investasi Besar-Besaran di India
Untuk mendukung rencana ambisius ini, Suzuki melalui anak usahanya Maruti Suzuki India Limited menginvestasikan dana sebesar 700 miliar rupee atau sekitar Rp131 triliun. Investasi ini dialokasikan dalam kurun waktu lima hingga enam tahun ke depan guna memperkuat kapasitas produksi mobil listrik.
Target Produksi 1 Juta Unit
Suzuki menargetkan pabrik di Hansalpur, Gujarat, mampu memproduksi hingga 1 juta unit mobil listrik. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi salah satu kompleks produksi terbesar Suzuki di dunia dan diharapkan menjadi motor penggerak ekspansi global mereka di sektor kendaraan listrik.
Kontribusi terhadap Pembangunan India
Lebih jauh, Toshihiro menegaskan bahwa Suzuki telah menjadi mitra penting dalam perjalanan mobilitas India selama lebih dari empat dekade. Dengan komitmen ini, perusahaan ingin terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan lingkungan di India sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri otomotif ramah lingkungan.