Toyota Hilux EV Resmi Diluncurkan, Kini Tawarkan Jarak Tempuh 240 Km
Mega Otomotif – Toyota akhirnya membuka babak baru dalam evolusi Hilux dengan memperkenalkan Hilux generasi kesembilan dalam versi listrik murni. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai pikap diesel tangguh, kini Hilux EV memulai debut globalnya di Thailand sebagai pusat produksi strategis Toyota untuk kawasan Asia Tenggara. Melalui langkah ini, Toyota secara jelas menunjukkan komitmen menuju mobilitas elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan akar klasiknya. Oleh karena itu, perusahaan tetap menghadirkan berbagai opsi mesin konvensional sebagai alternatif, sehingga konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan mereka.
Varian Powertrain Paling Lengkap di Kelasnya
Hilux terbaru hadir bukan hanya sebagai kendaraan listrik, tetapi juga membawa pilihan powertrain yang sangat beragam. Toyota menyediakan opsi mild-hybrid, bensin, diesel, hingga versi hidrogen untuk pasar tertentu. Keputusan ini memperlihatkan strategi Toyota yang tetap realistis terhadap adopsi elektrifikasi di berbagai negara. Selain itu, pilihan bodi pun dibuat fleksibel, dengan varian kabin tunggal dan kabin ganda—meski versi kabin ganda hanya dipasarkan di Eropa dan Australia. Hal ini menegaskan bahwa fokus utama pasar Asia masih mengarah pada kendaraan pekerja dengan format single cab.
Desain Eksterior Terbaru yang Lebih Berotot dan Futuristik
Secara visual, Hilux terbaru tampil jauh lebih agresif dibanding generasi sebelumnya. Toyota memberikan sentuhan modern pada fasad depan yang kini berkarakter tajam dengan garis tegas ala Toyota Tacoma. Di bagian grille, logo oval tradisional digantikan tulisan besar “TOYOTA”, menciptakan identitas khas mobil listrik. Selain itu, lampu depan ramping berdesain futuristik memberikan sentuhan modern yang kontras dengan tampilan utilitarian Hilux lama. Pada bagian belakang, pintu bak menganut emboss besar bergaya Amerika, disertai lampu rem ketiga terintegrasi yang memperkuat nuansa premium.
Baca Juga : Satria Pro, Strategi Baru Suzuki Menghidupkan Kembali Ikon Motor Anak Muda
Interior Hilux EV Tampil Modern dengan Teknologi Canggih
Masuk ke dalam kabin, suasana Hilux benar-benar berubah dari karakter utilitarian menjadi lebih modern dan rapi. Dasbor berbentuk kotak memberikan kesan kokoh, sementara layar sentuh 12,3 inci menjadi pusat hiburan dan pengaturan sistem kendaraan. Kluster instrumen digital juga hadir dalam ukuran 12,3 inci atau 7 inci tergantung varian. Walau teknologi modern semakin dominan, Toyota tetap mempertahankan tombol fisik AC dan kontrol dasar demi kemudahan penggunaan saat mengemudi di medan berat. Setir bergaya Land Cruiser menambah kesan premium, sementara ruang penyimpanan ganda memastikan fungsi praktis tetap terjaga.
Teknologi Baru: Hilux Pertama dengan Electric Power Steering
Salah satu fitur yang menjadi perhatian khusus adalah penggunaan sistem power steering elektrik (EPS), teknologi yang untuk pertama kalinya diterapkan pada Hilux. Sistem ini memungkinkan respons setir lebih halus dan efisien. Meski demikian, Toyota tetap menyediakan varian dengan steering hidrolik untuk pasar tertentu seperti Eropa Timur. Kombinasi antara teknologi baru dan pengalaman berkendara tradisional memastikan Hilux tetap relevan di berbagai kondisi geografis dan iklim.
Spesifikasi Mesin Listrik dan Performa Kerja Hilux EV
Hilux listrik mengandalkan dua motor listrik yang didukung baterai lithium-ion 59,2 kWh. Kombinasi ini menghasilkan jarak tempuh sekitar 240 km berdasarkan standar WLTP, menjadikannya cukup tangguh untuk pemakaian harian maupun tugas ringan. Motor depan menghasilkan torsi 205 Nm, sementara motor belakang menyumbang 269 Nm sehingga memberikan distribusi tenaga yang seimbang. Meski beralih ke listrik, kemampuan kerja Hilux tetap dipertahankan dengan daya angkut hingga 715 kg dan towing capacity 1.600 kg yang masih kompetitif untuk kelas pikap listrik.
Rencana Peluncuran Global dan Potensi Pasar Indonesia
Toyota memastikan Hilux EV akan mulai dijual di Eropa dan Australia pada Desember 2025, sebelum menyasar pasar Asia pada 2026. Indonesia pun disebut berada dalam daftar negara yang akan menerima model ini, mengingat Hilux merupakan salah satu pikap paling populer di Tanah Air. Untuk pasar Jepang, peluncuran baru dijadwalkan pertengahan 2026. Meski demikian, Toyota belum mengumumkan harga resmi maupun detail fitur per negara, namun perkiraan harga diprediksi bergantung pada insentif elektrifikasi dan kebijakan lokal di tiap kawasan.